Home Schooling Bagi Anak, efektifkah?

Anda pasti sudah tidak asing lagi dengan istilah home schooling. Kegiatan yang mengadopsi bentuk pembelajaran di sekolah namun dilaksanakan di rumah ini, merupakan salah satu pilihan jenis pendidikan yang diberikan orang tua kepada anaknya. Ada berbagai alasan orang tua memilih jalan home schooling pada anak. Mulai dari menghindari pengaruh buruk lingkungan yang mungkin tidak sejalan dengan cara didik orang tua, hingga alasan karena anak kurang dapat beradaptasi dengan lingkungan baru dalam kurun waktu yang berdekatan karena harus hidup berpindah kota.

Di balik berbagai macam alasan yang mendorong orang tua untuk memberikan home schooling pada anak, ada banyak pula konsekuensi yang nantinya akan diterima anak. Terlebih lagi bagi anak-anak yang sudah merasakan home schooling sejak kecil, yang kemudian harus menjalani dunia perkuliahan selayaknya orang biasa. Tentu hal ini juga telah menjadi pertimbangan bagi para orang tua sebelum memutuskan memberikan home schooling bagi anak. Lalu, seberapa efektifkah home schooling diterapkan untuk anak-anak? Berikut ini pembahasannya.

Hal-hal terkait home schooling

Home schooling bagi anak sebenarnya bukan hal yang baru lagi. Karena beberapa orang tua menganggap metode belajar seperti ini akan lebih efektif bagi anak. Inilah beberapa alasan mengapa home schooling dianggap efektif untuk metode belajar bagi anak.

  • Suasana nyaman dikedepankan

home schooling bagi anak

Karena home schooling dilaksanakn di rumah sendiri, secara otomatis anak akan lebih merasa nyaman daripada harus datang ke sekolah. Belum lagi jika tempat sekolah yang jauh, dan melewati kemacetan kota. Hal ini tentu akan membuat anak merasa stress terlebih dulu bahkan sebelum memulai kegiatan belajar di sekolah. Jika belajar di rumah dengan tentor yang professional, maka kualitas belajar anak akan lebih baik dengan home schooling.

  • Tidak terbatas aturan yang ketat

home schooling bagi anak

Biasanya, anak akan merasa enggan jika ke sekolah karena aturan yang diterapkan terlalu ketat dan membuat mereka merasa terkekang. Dengan home schooling anak akan merasa lebih bebas dan dapat berekspresi sesuai kemauan mereka. Hal ini tentu akan menumbuhkan daya kreativitas yang lebih bagi anak-anak.

  • Membangun hubungan emosional

home schooling bagi anak

Karena home schooling bersifat private, sehingga anak dapat membangun hubungan yang baik dengan guru. Ada kedekatan yang tidak bisa didapatkan ketika anak bersekolah di sekolah umum. Kedekatan ini yang nantinya dapat membantu anak untuk lebih menyerap materi yang diajarkan.

Itulah tadi beberapa hal terkait home schooling. Beberapa hal tersebut dapat anda jadikan pertimbangan jika masih bingung dalam memutuskan apakah akan menyekolahkan anak anda di sekolah umum atau memilih home schooling bagi anak anda sebagai solusinya. Tak dapat dipungkiri, semua pilihan membawa manfaat dan resiko yang berbeda. Untuk itu, sebagai orang tua anda harus mempertimbangkannya dengan baik agar dapat memilihkan yang terbaik bagi mereka.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *