Perlukah Mengajarkan Pendidikan Finansial Pada Anak?

Jika anda mendengar kata finansial, pasti anda akan terpikir mengenai masalah keuangan yang dihadapi oleh orang dewasa. Finansial erat kaitannya dengan pengeluaran dan pemasukan yang masih menjadi persoalan bagi sebagian besar kalangan orang dewasa yang berpenghasilan. Mengatur finansial antara pemasukan dan pengeluaran juga menjadi topik orang dewasa. Namun, sebenarnya permasalahan finanasial ini harus dikenalkan kepada anak sejak dini. Karena pendidikan terhadap pengaturan finansial tidak dapat ditunda hingga anak tumbuh dewasa.

Bagi anda yang masih menganggap pendidikan finansial pada anak dapat ditunda hingga anak berusia cukup matang untuk mengenal uang, maka anda harus membaca artikel ini hingga selesai mengenai pentingnya anak mengetahui hal-hal yang berbau finansial sejak dini agar dapat mengolah sendiri pengaturan keuangannya ketika dewasa nanti. Hal ini disebabkan pengaturan finansial itu tidak akan lepas dari budaya gaya hidup tiap individu. itulah mengapa pengaturan finansial ini harus diajarkan sejak kecil. Berikut ini beberapa tips mengajarkan pendidikan finansial pada anak

Pendidikan finansial yang perlu ditanamkan pada anak

Beberapa hal terkait finansial memang perlu ditanamkan pada anak, karena berkaitan dengan budaya anak tersebut. Itulah mengapa ada beberapa hal yang wajib diajarkan pada anak mengenai finansial. Berikut ini beberapa hal yang berkaitan dengan pendidikan finansial pada anak :

  • Membiasakan menabung

pendidikan finansial pada anak

Anak anak memang perlu dibiasakan untuk menabung. Kebiasaan ini tentu tidak dapat diterapkan hanya saat anak-anak sudah dewasa atau memiliki pengasilan sendiri. Anak-anak perlu dididik untuk menyisihkan uang jika ia mendapatkan uang saku dari siapapun. Hal ini jika diterapkan sejak dini akan memudahkan anak untuk tidak boros selagi sudah dewasa dan berpenghasilan sendiri.

  • Hanya membeli kebutuhan bukan keinginan

pendidikan finansial pada anak

anak juga perlu diajarkan untuk membedakan mana yang tergolong kebutuhan dan mana yang tergolong keinginan karena kedua hal tersebut memiliki perbedaan yang signifikan. Anak-anak harus diajarkan untuk tidak menghabiskan uang pada hal-hal yang diinginkannya sebab yang namanya keinginan pasti tidak terbatas. Ajarilah anak anda untuk mengedepankan dan mengutamakan kebutuhan daripada keinginan. Apalagi dapat mengenal setiap pusat kebutuhan masjid , karena nantinya anak juga perlu diajarkan sifat dermawan serta mau tolong menolog setiap manusia. Dalam membantu meringankan setiap kebutuhan tersebut, maka anak juga akan belajar tentang ilmu agama, serta mengetahui bahwa menolong setiap ummat merupakan sifat yang terpuji.

  • Jangan terpengaruh gaya hidup

pendidikan finansial pada anak

Berikan pengertian pada anak bahwa pengaturan finansial seharusnya lebih diutamakan daripada belanja untuk memenuhi gaya hidup yang berlebihan. Bantulah anak untuk memahami bahwa menghemat bukan berarti pelit dan sengsara. Dan anda perlu juga menjelaskan pada anak bahwa berhemat akan membawa manfaat bagi dirinya sendiri di masa yang akan datang.

Itulah tadi beberapa hal terkait finansial yang perlu ditanamkan pada anak. Dengan menanamkan pendidikan finansial pada anak sejak kecil, tentu akan lebih memudahkan anak dalam mengatur keuangan ketika mereka sudah mampu memiliki penghasilan sendiri. Perlu anda ingat bahwa pendidikan dari keluarga adalah hal yang akan selalu terkenang dan dibawa oleh anak-anak hingga dewasa nanti, maka didiklah mereka sebaik mungkin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *